PT Tracon Industri Tingkatkan Kompetensi Kesiapsiagaan melalui Pelatihan Emergency Response Plan

Head Office, 24 September 2026 — PT Tracon Industri kembali memperkuat komitmennya terhadap aspek Health, Safety, Security & Environment (HSSE) melalui kegiatan Pelatihan Emergency Response Plan (ERP) yang dilaksanakan di Head Office PT Tracon Industri. Kegiatan ini diikuti oleh Anggota Emergency Response Team (ERT) dan turut dihadiri oleh Direktur Keuangan, Bapak Mardiyanto, serta Direktur Operasi dan Usaha, Bapak Wartono.

Kegiatan yang dipandu oleh Khayum Basir sebagai trainer ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, kesiapsiagaan, serta kemampuan karyawan dalam menghadapi berbagai kondisi darurat di lingkungan kerja. Materi pelatihan mencakup Emergency Response Plan (ERP), kesiapsiagaan menghadapi gempa bumi, Public Fire Training, serta Basic First Aid atau Bantuan Hidup Dasar (BHD).

Pelatihan diawali dengan sesi pembukaan dan pre-test, dilanjutkan dengan pemaparan materi Emergency Response Plan (ERP) untuk memberikan pemahaman mengenai langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam menghadapi kondisi darurat. Selanjutnya, peserta mendapatkan pembekalan mengenai kesiapsiagaan menghadapi gempa bumi, termasuk tindakan yang tepat sebelum, saat, dan setelah terjadi gempa.

Menurut Kepala Unit HSE PT Tracon Industri, Thomas Eko Trapsilo, kesiapsiagaan merupakan bagian penting dalam memastikan setiap individu mampu merespons keadaan darurat secara efektif.

“Kesiapsiagaan dalam menghadapi keadaan darurat bukan sekadar tentang memiliki prosedur, tetapi tentang memastikan setiap individu memahami perannya dan mampu bertindak dengan cepat, tepat, serta terkoordinasi. Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan Tim ERT Tracon Industri senantiasa siap menghadapi berbagai kemungkinan, sekaligus memperkuat budaya keselamatan di lingkungan kerja. Karena pada akhirnya, kesiapsiagaan yang kita bangun hari ini adalah investasi untuk keselamatan kita bersama di masa depan.”
— Eko, Kepala Unit HSE PT Tracon Industri

Setelah sesi istirahat, pelatihan dilanjutkan dengan Public Fire Training dan Basic First Aid (BHD). Peserta tidak hanya memperoleh pemahaman secara teori, tetapi juga mengikuti praktik dan simulasi berdasarkan skenario keadaan darurat. Melalui sesi ini, peserta diharapkan mampu menerapkan prosedur tanggap darurat secara tepat, cepat, dan terkoordinasi.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sesi simulasi, evaluasi, post-test, dan penutupan. Evaluasi dilakukan untuk mengukur pemahaman peserta sekaligus mengidentifikasi aspek yang masih perlu ditingkatkan dalam pelaksanaan tanggap darurat.

Melalui kegiatan ERP Training ini, PT Tracon Industri terus mendorong terbentuknya budaya keselamatan dan kesiapsiagaan di lingkungan kerja. Peningkatan kompetensi dan kesadaran Traconners menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, tanggap, dan siap menghadapi berbagai potensi keadaan darurat.