You are currently viewing PT Tracon Industri Raih Tiga Penghargaan di Indonesia Brilliance CSR Awards 2026

PT Tracon Industri Raih Tiga Penghargaan di Indonesia Brilliance CSR Awards 2026

PT Tracon Industri sukses meraih tiga penghargaan bergengsi dalam ajang Indonesia
Brilliance CSR Awards 2026 (30/10). Pengakuan tingkat nasional ini diraih atas konsistensi perusahaan dalam
mengintegrasikan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang mendorong pemberdayaan dan
kemandirian serta keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya komunitas lokal di wilayah
operasional.


PT Tracon Industri dinobatkan sebagai The Most Brilliant in Community Empowerment (Predikat Gold) dan The
Most Brilliant in Environmental Sustainability (Predikat Silver). Selain itu, apresiasi individu turut dianugerahkan
kepada SVP Corporate Secretary & Strategy PT Tracon Industri, Lutfi Aditya Rahman, sebagai The Most Brilliant
Senior Executive in CSR Execution.


Direktur Utama PT Tracon Industri, Muhammad Badri Halim, mengungkap bahwa penghargaan ini merupakan
buah dari komitmen perusahaan yang terus mengedepankan nilai-nilai keberlanjutan dalam setiap langkah.
“Bagi PT Tracon Industri keberhasilan tidak hanya diukur dari pencapaian kinerja teknis, tetapi juga dari sejauh
mana kehadiran kami mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan. Melalui optimalisasi
penyerapan tenaga kerja dan penguatan kapabilitas SDM, hingga program kesejahteraan sosial berbasis ESG dan
SDGs, kami berkomitmen untuk terus menghadirkan nilai tambah di seluruh area bisnis dan operasional,” tegas Badri.

Pemberdayaan masyarakat setempat telah diimplementasikan perusahaan secara konsisten sejak tahun 2016.
Hingga saat ini, PT Tracon Industri mencatat penyerapan sebesar 85% tenaga kerja lokal yang tersebar di 13 proyek
strategis di berbagai wilayah Indonesia. Capaian ini meliputi ekosistem operasional mitra global dan nasional
seperti BP (proyek BP Tangguh dan BP Berau), Pertamina Group (termasuk Pertamina Regional 1, PEP Zona 4, PHSS,
serta area operasional Subang Field, Jambi Field, dan Musi Timur), PT Indonesia Chemical Alumina di Tayan, hingga
Jadestone Energy di Akatara Field.


Penyerapan tenaga kerja lokal oleh perusahaan juga menjangkau berbagai tingkatan struktur kerja, mulai dari level
supporting, staff, technician, operator, hingga supervisor. Pola ini tidak hanya membuka peluang kerja,
menggerakkan ekonomi daerah, dan meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memicu transfer pengetahuan
(knowledge transfer) secara berkesinambungan sehingga memastikan kapabilitas dan daya saing SDM lokal terus
berkembang.
Dampak positif di eksternal juga disokong oleh penguatan kapabilitas internal perusahaan. PT Tracon Industri
membudayakan program Sharing Session lintas divisi serta unit untuk membangun organisasi pembelajar (learning
organization) yang inklusif. Sepanjang tahun 2025, perusahaan mencatatkan total 1.486 man-hours dari 17 sesi
berbagi pengetahuan yang mencakup 6 ragam topik strategis, mulai dari teknis, kepemimpinan, inovasi, hingga tata
kelola dan keberlanjutan. Program ini melibatkan 13% karyawan sebagai narasumber serta mencatatkan 92%
partisipasi peserta dari seluruh insan perusahaan.


Di samping itu, PT Tracon Industri juga secara aktif menyelaraskan program TJSL dengan pencapaian Sustainable
Development Goals (SDGs). Di sektor ketahanan pangan (SDG 2: Tanpa Kelaparan), perusahaan menyalurkan lebih
dari 1.000 paket sembako bersubsidi melalui gelaran Pasar Murah. Sementara di sektor kesehatan dan
perlindungan sosial (SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera), PT Tracon Industri rutin menyelenggarakan kegiatan
donor darah serta pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional, memfasilitasi Annual
Medical Check-Up bagi seluruh karyawan, hingga memberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan selama dua
tahun berturut-turut bagi 300 pekerja rentan di kawasan Kalibata.


Adapun di sektor kelestarian lingkungan (SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak), PT Tracon Industri menyediakan 2
set sistem filtrasi air bersih lengkap dengan jaringan perpipaan serta 2 toren penampungan berkapasitas 2.000 liter
untuk mentransformasi fasilitas lingkungan masyarakat di area Proyek SKG 8 Musi Timur, Sumatera Selatan.
SVP Corporate Secretary & Strategy PT Tracon Industri, Lutfi Aditya Rahman, menjelaskan bahwa seluruh inisiatif
perusahaan dirancang secara terstruktur dan terukur guna memberikan dampak jangka panjang. “Integrasi TJSL
bukan sekadar pemenuhan kewajiban sosial, melainkan turunan dari strategi perusahaan untuk menciptakan
keberlanjutan bisnis sekaligus membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat. Apresiasi ini menjadi
pemacu semangat dan inspirasi bagi seluruh insan PT Tracon Industri, untuk terus memperkokoh fondasi agar
setiap langkah PT Tracon Industri bisa secara konsisten menghadirkan manfaat nyata.” ujar Lutfi.



Prestasi dan apresiasi yang diterima membuktikan posisi PT Tracon Industri yang tidak hanya unggul dalam
penyediaan jasa, tetapi juga matang dalam hal tata kelola. Badri menegaskan komitmen jangka panjang perusahaan
dalam mengawal pertumbuhan yang inklusif.
“Penghargaan ini menjadi pijakan bagi PT Tracon Industri untuk dapat melangkah lebih jauh. Kami berkomitmen
mengakselerasi kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan bahwa pertumbuhan kami
dapat senantiasa sejalan dengan peningkatan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat Indonesia,” tutup
Badri.